UJI COBA PARKIR ONLINE

Tanggal 12 dan 15 Agustus  2016, bertempat di Aula Dishubkominfo Kota Tasikmalaya diadakan sosialisasi pengelolaan parkir berbasis sistem informasi manajemen (management information system / MIS) menggunakan aplikasi berbasis Android dan Web atau dikenal dengan parkir online yang dilakukan oleh CV. Lintas Jasa, dihadiri jajaran Dihubkominfo Kota Tasikmalaya khususnya UPTD Parkir.

Tidak dapat dipungkiri, di era keterbukaan informasi dan demokrasi saat ini, tuntutan peningkatan pelayanan yang diharapkan masyarakat sangat tinggi. Berbekal kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, Dishubkominfo Kota Tasikmalaya tertarik untuk mengaplikasikan sistem perparkiran online. Metode ini diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja terutama peningkatan kapasitas, efisiensi dan efektifitas kerja sehingga dapat meningkatkan pendapatan dengan sumber daya yang ada.

Berbeda dengan sistem perparkiran di badan jalan sistem manual, parkir online ini membutuhkan perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras tersebut berupa smartphone dengan sistem operasi android dan printer termal portable sedangkan perangkat lunaknya berupa aplikasi yang dapat melakukan tugas pencatatan data parkir masuk, parkir keluar, dan perhitungan billing berdasarkan durasi lamanya waktu parkir. Nantinya, data parkir kendaraan tersebut akan disimpan dalam database server.

Uji coba parkir online ini, rencananya dilaksanakan di 3 titik ruas jalan KH. Zaenal Mustofa, Kota Tasikmalaya selama satu minggu terhitung Senin tanggal 15 Agustus 2016. Petugas parkir yang berada di titik tersebut akan dibekali mekanisme operasional parkir, dengan catatan meskipun menggunakan sistem parkir online namun tarif yang dikenakan masih sama seperti sistem manual. Semoga sukses. (reporter: ulfah azizah / mela hermilawati / wina yuthika)

EVALUASI OPTIMALISASI JALAN MANGIN

Senin, 1 Agustus 2016 dilaksanakan rapat evaluasi optimalisasi Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin) bertempat di Aula Dishubkominfo Kota Tasikmalaya. Rapat dimulai pukul 09.00 WIB, dipimpin H. Aay Zaini Dahlan selaku Kepala Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, dihadiri Organda, Dishub Kabupaten Tasikmalaya, Satlantas Polresta Tasikmalaya, Pokja/Pengurus Angkutan Kota dan unsur warga. Tujuan rapat adalah evaluasi dan identifikasi masalah yang terjadi selama uji coba optimalisasi Jalan Mangin melalui pelayanan angkutan umum.

Masalah yang terjadi saat optimalisasi Jalan Mangin adalah keluhan pengusaha dan pengemudi carry dan gelebeg terhadap perubahan rute. Masalah ini harus segera dicari solusinya karena sepinya penumpang dan kekhawatiran pengguna jasa atas bertambahnya pengeluaran untuk tarif angkutan. Selain itu, permasalahan yang dikeluhkan adalah kurangnya prasarana terminal bagi angkutan kota 04.

Setelah melakukan identifikasi permasalahan, pihak berwenang harus mencari solusi agar masalah segera terpecahkan dan optimalisasi Jalan Mangin tetap dilanjutkan. Sosialisasi kepada pihak terkait lebih ditingkatkan melalui media masa, kemudian perubahan rute yang diminta pengusaha dan pengemudi carry dan gelebeg mendapat solusi yaitu pengaturan trayek tetap seperti yang diuji-cobakan namun hanya diubah periodesasi waktu. Sementara itu angkutan kota 04 tetap beroperasi melayani trayek sampai Cikadongdong dan segera merealisasikan rencana pembangunan terminal tipe C Mangkubumi. Hal lain yang diperlukan untuk optimalisasi Jalan Mangin ini adalah melengkapi fasilitas dan perlengkapan di jalan tersebut. Selain itu, dihimbau agar ada kebijakan tarif untuk angkutan kota 04.

Semoga setelah dilaksanakannya rapat evaluasi optimalisasi Jalan Mangin ini pelayanan angkutan berjalan dengan lancar, dan mendapat dukungan dari semua pihak agar akselerasi perkembangan daerah baik dari segi ekonomi maupun sosial di kawasan ini berdampak pada pemerataan pembangunan di wilayah Kota Tasikmalaya. (reporter : Mela Hermilawati, Randi Gumelar, Soni Ramdhani, Wina Yuthika, Richard M. Wayar).

PEMBAHASAN PARKIR DI LUAR BADAN JALAN

Jum’at, tanggal 29 Juli 2016, diadakan rapat pembahasan rancangan perubahan Peraturan Walikota tentang Penyelenggaraan Parkir Di Luar Badan Jalan di Kota Tasikmalaya bertempat di Aula Dishubkominfo Kota Tasikmalaya yang dihadiri para pemilik lahan dan pengelola parkir. Rapat ini merupakan lanjutan dari rapat yang diadakan pada tanggal 31 Mei 2016.

Substansi rapat adalah membahas pertimbangan dalam penyesuaian tarif parkir yang diperkirakan akan naik, hal ini terjadi karena melihat perkembangan yang terjadi pada saat bulan Ramadhan (bulan Juni) kemarin, dimana pada saat bulan tersebut pendapatan memuncak tetapi setelah bulan Ramadhan berakhir pendapatan menurun dan tidak mencapai target yang diinginkan.

Tanggapan muncul dari masyarakat, banyak yang keberatan karena biaya parkir mendadak naik dari biaya sebelumnya, bukan hanya saat bulan Ramadhan saja, namun saat ini juga masih ada beberapa lokasi parkir di luar badan jalan yang menaikan tarif parkir tanpa izin dari Pemkot Tasikmalaya.

Ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan dalam penyesuaian tarif parkir, yaitu telah diundangkannya Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 15 Tahun tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Kota Tasikmalaya, dimana pada pasal 56 menyebutkan Pemerintah Daerah berwenang mengatur penyelenggaraan parkir di daerah. Selain itu adanya permohonan penyesuaian tarif dari pengelola parkir diluar badan jalan.

Pertimbangan lain penyesuaian tarif diantaranya tarif parkir yang berlaku saat ini masih mengacu pada Perwarkot lama dan pengelola jasa parkir merasa terbebani dengan keadaan keuangan perusahaan; besaran kenaikan tarif harus mempertimbangakan semua pihak; kenaikan tarif harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan; perlunya pengecualian bagi kendaraan yang hanya melakukan drop-off (naik-turun saja); dan penyesuaian tarif juga harus berbanding lurus dengan pajak.

Kewenangan tarif ada di pemilik lahan atau pengelola parkir, namun harus diatur oleh pemerintah daerah, karena hal ini mengacu pada pungutan masyarakat, sehingga diharapkan parkir itu dijadikan penunjang usaha bukan lahan usaha.

Penyesuaian tarif akan dilakukan, akan tetapi angka belum bisa disebutkan. Dishubkominfo Kota Tasikmlaya sudah memegang angka / tarif parkir di lingkungan Kota Tasikmalaya, selanjutnya tinggal diputuskan dalam bentuk Peraturan Walikota Tasikmalaya. Kadishubkominfo Kota Tasikmalaya, H. Aay Zaini Dahlan menghimbau kepada pengelola “Sebelum ada Peraturan Walikota jangan menaikan tarif dahulu, karena secepatnya rancangan akan dibuat”. (Reporter Randi Gumelar, Mela H, Wina Y).

AKTIVITAS UPTD PARKIR

Apel pagi bagi petugas parkir wajib dilakukan setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis. Petugas parkir yang mengikuti apel diantaranya petugas parkir honorer kategori II, mereka inilah yang selalu menyerahkan setoran parkir atau disebut retribusi parkir kepada bendahara penerima di UPTD Parkir Dishubkominfo Kota Tasikmalaya tiap sesudah apel pagi dilaksanakan.

Perlu dimaklumi petugas di UPTD Parkir terbagi atas petugas parkir operasional lapangan dan petugas administrasi. Untuk petugas parkir operasional lapangan terbagi dua kelompok yaitu tenaga honorer kategori 2 termasuk didalamnya pegawai honorer lepas dan yang terakhir yaitu petugas parkir yang melaksanakan tugas di jalanan / lapangan yang bersifat instidentil atau sementara .

Tugas petugas parkir operasional lapangan diantaranya melakukan pemungutan retribusi parkir dari pengguna area parkir, penyetoran retribusi kepada bendahara penerima Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, pengawasan dilapangan terhadap kesiapan para petugas pemungut parkir. Sementara itu petugas administrasi bertugas melakukan penataan, dan pembukuan pada kantor UPTD Parkir seperti pencatatan dan pendistribusian karcis parkir, pengontrolan terhadap penyusun karcis parkir yang telah diberikan kepada petugas parkir. Sedangkan untuk pekerjaan yang sifatnya koordinasi UPTD Parkir secara berjenjang melaporkan kepada pimpinan dinas sejauh mana pekerjaan pada UPTD Parkir dalam hal ketercapaian target retribusi parkir.

Target yang dibebankan kepada UPTD Parkir dalam pemungutan retribusi parkir telah ditetapkan (ada target) yang menjadi tanggung jawabnya. Selanjutnya target tadi di di break down (diurai) lagi dalam operasional kerja sehari-hari sehingga target tersebut meliputi target perbulan dan ada juga yang pertahun. ”Harapan kedepannya, semoga petugas di UPTD Parkir makin matang dan bersemangat dalam menjalankan aktifitasnya sehingga beban yang kami emban yaitu terget tadi  terlampaui atau aman” ujar Hamzah selaku Kasubag UPTD Parkir. (Reporter : Teni Sri Novianti / Rika Silvia / Wina Yuthika / Mela)

WALIKOTA TASIKMALAYA SIDAK KE DISHUBKOMINFO

Senin, tanggal 11 Juli 2016, adalah hari pertama masuk kerja, pasca cuti bersama Idul Fitri 1437 H. Pagi itu, setelah apel pagi dan halal bilhalal dengan aparatur sipil negara (ASN) bertempat di Balekota, Walikota Tasikmalaya Drs.H.Budi Budiman mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa satuan kerja  perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, termasuk Dishubkominfo. Sidak tersebut dimaksudkan untuk memantau tingkat kedisiplinan ASN yang ditunjukkan dengan tingkat kehadiran dan tingkat pelayanan kepada masyarakat pasca cuti bersama.

Saat sidak di Dishubkominfo, Jl. Ir. H. Juanda No.191 Tasikmalaya, Walikota mengunjungi Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengujian Kendaraan Bermotor (UPTD PKB); didampingi Kepala Badan Kegawaian Daerah (BKD); Kepala Dishubkominfo dan jajarannya, serta unsur Bagian Humas. Pada kesempatan tersebut  Walikota Tasikmalaya melihat alat-alat uji kendaraan bermotor dan melakukan dialog dengan petugas PKB. Walikota dengan serius mendengarkan penjelasan dari petugas PKB.

Mendapat penjelasan demikian dan memperhatikan kondisi PKB, Walikota berpendapat bahwa PKB mempunyai nilai strategis dalam menentukan baik buruknya urusan perhubungan. Berkenaan alat-alat uji kendaraan yang sangat rentan terhadap kerusakan karena tiap hari dipergunakan, Walikota mengapresiasi harapan petugas PKB untuk melakukan revitalisasi alat-alat uji bahkan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pembelian alat-alat uji baru bila anggarannya memungkinkan.

Secara umum, Walikota kelihatan puas atas pelayanan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya karena Walikota menyadari peran ASN Dishubkominfo yang sangat strategis terutama saat menghadapi Idul Fitri / Lebaran. Bukan hanya peran PKB saja tapi juga tuntutan operasional pengawasan lalu lintas dan pengendalian angkutan penumpang dan barang juga memegang peran vital di momen Lebaran ini.

Menanggapi kedatangan sidak Walikota Tasikmalaya beserta jajarannya, H. Aay Zaini Dahlan selaku Kepala Dishubkominfo Kota Tasikmalaya berujar. ”Sebenarnya ASN Dishubkominfo Kota Tasikmalaya tidak berlaku cuti, karena disibukkan dengan pelaksanaan operasi Ramadniya 2016 / pengamanan Idul Fitri 1437 H. dari mulai H-7 s/d H+7, sehingga cuti akan diberikan secara bergilir mulai dari tanggal 18 Juli 2016 mendatang”. (reporter Teni Sri Novianti Rika Silvia).

KESIBUKAN DISHUBKOMINFO HADAPI LEBARAN

Perayaan Idul Fitri atau Lebaran 1437 H. jatuh tanggal 6 dan 7 Juli 2016. Peristiwa tahunan tersebut membuat beberapa instansi pemerintah harus bekerja keras, termasuk didalamnya Dishubkominfo Kota Tasikmalaya. Salah satu yang harus dipersiapkan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya adalah melengkapi fasilitas lalu lintas seperti pemasangan penerangan jalan umum / PJU, traffic light, warning light, pemantauan lalu lintas melalui ATCS, dsb. “Memang setiap Lebaran, saya dan rekan-rekan selalu siaga dalam kegiatan seperti ini” ungkap Cecep salah satu ASN di Dishubkominfo Kota Tasikmalaya.

Selain melengkapi fasilitas lalu lintas, juga dilakukan pengawasan kendaraan angkutan penumpang dan barang. Tujuan pengawasan terhadap kendaraan angkutan penumpang adalah mengetahui laik jalan atau tidaknya kendaraan penumpang; dan menjamin kelancaran lalu lintasnya. Sementara untuk angkutan barang dibuat larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang yang dikeluarkan oleh Kementrian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat. Tujuan larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang adalah menjamin kelancaran lalu lintas kendaraan angkutan penumpang semasa Lebaran.

Upaya lain yang dilakukan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya dalam rangka Lebaran ini adalah melakukan koordinasi dan bekerjasama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota melalui pendirian posko bersama pemantauan Lebaran di terminal dan di beberapa titik – titik strategis lalu lintas kendaraan; termasuk juga meniadakan kegiatan car free day (CFD) pada tanggal 3 dan 10 Juli 2016. CFD akan akan kembali digelar satu minggu pasca lebaran yaitu tanggal 17 Juli 2016.

Kesiapsiagan menghadapi Lebaran ini, direspon oleh Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman dengan melakukan monitoring saat malam Lebaran 1437 H. (malam takbiran) pada lokasi-lokasi tertentu seperti Terminal Type A, Posko / Pos Polisi Rancabango, ATCS Dishubkominfo, Pos Polisi Linggajaya, Pos Polisi Cisumur, RSU dr. Soekardjo, Stasiun Kereta Api dan Tugu Adipura. Dalam acara monitoring tersebut Walikota Tasikmalaya didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Pembangunan, Kepala Dishubkominfo, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kantor Kesbangpol, Kepala Satpol PP dan Linmas, dll. (reporter Teni Sri Novianti / Rika Silvia)

HADAPI LEBARAN, DISHUBKOMINFO LAKUKAN RAMP CHECK

Tradisi tahunan masyarakat kita adalah pulang kampung menjelang perayaan Idul Fitri yang disebut Mudik Lebaran. Pemerintah sejatinya mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat, terutama menjelang Mudik Lebaran. Keamanan, kenyamanan dan ketentraman menjadi harapan masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Sebagai instansi pemerintah yang mengurus bidang perhubungan (lalu lintas dan angkutan jalan), Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, setiap memasuki musim mudik selalu mengadakan ramp check, tahun 2016 ini dilaksanakan pada tanggal 16 s.d. 24 Juni  di Terminal Indihiang. Ramp check adalah segala bentuk pemeriksaan kelaikan kendaraan pada saat tertentu yang dilakukan secara periodik, biasanya dilakukan setiap 1 bulan sekali dan musim menjelang Lebaran, khusus untuk angkutan umum yang dipakai para pemudik.

Terdapat beberapa rangkaian pemeriksaan dan pengujian seperti sistem rem, sistem kemudi, sistem lampu dan kelengkapan penunjang lainnya. Menurut instruksi Menteri Perhubungan, Ignatius Jonan, objek pemeriksaan kategori berat (dengan sanksi tilang dan tidak diperkenankan operasi) adalah persyaratan administrasi meliputi SIM, STNK, STUK, dan KTP yang habis masa berlaku / tidak ada / tidak sesuai dengan fisik kendaraan; serta persyaratan teknis meliputi ban tidak layak (alur ban kurang dari 1 mm), kaca pecah/retak, rem parkir (hand brake) tidak berfungsi, pengukur kecepatan (speedometer) tidak berfungsi, dan sabuk keselamatan pengemudi (seat belt) tidak berfungsi/tidak ada.

Dengan ramp check diharapkan tingkat kecelakaan yang disebabkan oleh teknis kendaraan bisa berkurang. “Kami bertugas untuk melakukan ramp check agar keselamatan penumpang khususnya di musim lebaran ini menjadi prioritas utama, sebagaimana menurut pilar keselamatan yaitu manajemen keselamatan transportasi, manajemen transportasi jalan, manajemen transportasi kendaraan, pengguna pejalan kaki serta penanganan pra dan pasca kecelakaan” tutur Benben Buntaran selaku Penyidik dan Penyelia UPTD PKB  Dishubkominfo Kota Tasikmalaya.

Selain itu, menurut Benben Buntaran, “ada beberapa faktor penyebab terjadinya kecelakaan mulai dari faktor alam, teknis kendaraan, human error dan kelaikan jalan”. Oleh karena itu, adanya ramp check ini menjadi harapan bagi semua pihak khususnya Pemerintah (Dishubkominfo Kota Tasikmalaya) agar keselamatan para pemudik saat menaiki angkutan umum lebih terjamin dan tidak resah. (reporter yadi yuliadi).

LIVE STREAMING PANTAUAN ATCS DAPAT DIAKSES KEMBALI

Sejak Sabtu, 14 Mei 2016, live streaming kondisi arus lalu lintas Kota Tasikmalaya yang terpantau ATCS yang di-share melalui website http://atcs.tasikmalayakota.go.id/ tidak dapat diakses. Dishubkominfo Kota Tasikmalaya terus berupaya melakukan perbaikan sistem tersebut, akhirnya live streaming kondisi arus lalu lintas Kota Tasikmalaya dapat diakses kembali oleh para pengguna, setelah lebih dari 1 bulan mengalami error. Alhmadulillah, live streaming tersebut dapat diakses kembali mulai hari Jum’at, 17 Juni 2016, pukul 14.30 WIB.

Sebelumnya, para pengunjung website yang hendak melihat live streaming kondisi arus lalu lintas Kota Tasikmalaya kesulitan untuk mengaksesnya; tampilan menunjukan error streaming service. Masyarakat pun mengeluhkan tidak dapatnya akses live streaming kondisi arus lalu lintas melalui website, padahal mereka sangat memerlukan fasilitas ini. Seperti di kutip dari salah satu komentar fanpage ATCS dengan pemilik akun @eraf Jamal : “sudah beberapa hari ini Atcs Kota Tasikmalaya error terus, kenapa ya..padahal sangat diperlukan”. Perlu dimaklumi, berkenaan ATCS Kota Tasikmalaya selain mempunyai website resmi di  http://atcs.tasikmalayakota.go.id; juga memiliki akun facebook yaitu di  https://www.facebook.com/atcskotatasikmalaya.

Semoga fasilitas ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang ingin mengetahui kondisi arus lalu lintas di Kota Tasikmalaya secara langsung / live. (reporter : ulfa azizah).

ALUNAN MUROTTAL MENGHIASI PERSIMPANGAN JALAN DI KOTA TASIKMALAYA

Keindahan suara menjadi daya tarik tersendiri bagi pendengarnya, apalagi alunan merdu bacaan ayat suci Al-Quran. Bila kita mendengarnya dari pengeras suara (speaker) masjid tentu tidak asing; tapi tentu akan tertegun tatkala anda berhenti dipersimpangan jalan menunggu lampu pengatur lalu lintas (traffic light) berubah warna menjadi hijau terdengar sayup-sayup alunan merdu bacaan ayat suci Al-Quran secara murottal (membaca Al-Quran dengan tartil / tenang tanpa tergesa-gesa dengan memperhatikan ilmu tajwid dan makharijul huruf).

Bagi yang pertama kali mendengarnya pasti akan mencari-cari sumber suara tersebut. Usut punya usut ternyata alunan merdu bacaan ayat suci Al-Quran tersebut berasal dari speaker kecil diatas tiang. Speaker kecil itu adalah pelengkap ATCS (Area Traffic Control System) yang berada di bawah kendali Bidang Lalu Lintas Dishubkominfo Kota Tasikmalaya.

Sebagaimana kita maklumi, ATCS terdiri dari beberapa sistem utama yaitu Server / Workstation yang berfungsi sebagai pusat operasional untuk memonitor dan mengontrol kondisi lalu lintas dari seluruh persimpangan dalam satu area; Wall Map yang berfungsi menyediakan informasi status dan kondisi dari Local Controller; Local Controller berfungsi sebagai pengontrol persimpangan; Close Circuit Television / CCTV sebagai sarana pemantau; Vehicle Detector sebagai sarana pendeteksi kendaraan dan speaker untuk memberikan instruksi atau himbauan keselamatan berlalu lintas.

Gagasan pemutaran murottal Al-Quran, berawal dari pelaksanaan MTQ ke-34 tingkat Provinsi Jawa Barat, tanggal 14 April s.d 24 April 2016 di Kota Tasikmalaya. Selama MTQ berlangsung, melalui speaker ATCS diserukan ajakan / kampanye untuk menyukseskan kegiatan MTQ tersebut diselingi murottal Al-Quran yang mengalun terus siang dan malam. Pasca MTQ, sekaligus memperteguh predikat Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri murottal Al-Quran melalui speaker ATCS berlanjut, tiap menjelang waktu sholat fardlu.

Salah satu pengguna jalan memberikan pendapatnya terkait murottal ini. “Sejauh ini ATCS Dishubkominfo Kota Tasikmalaya sudah baik apalagi adanya pemutaran murottal pada ATCS. Namun, barangkali di beberapa titik perlu adanya peningkatan kualitas speaker, karena suara yang dihasilkan terkadang tidak jernih.” ujar Teguh Nurul H. pemuda berumur 21 tahun. Ada pula masyarakat yang belum mengetahui ATCS termasuk adanya pemutaran murottal yang rutin tiap hari menjelang waktu shalat fardlu. “Murottal kayak gimana yaa, saya mah ngak tahu” ungkap Dewi Rahayu pemudi 17 tahun.

Diharapkan dengan adanya alunan indah murottal Al-Quran yang setiap hari menghiasi titik persimpangan jalan di Kota Tasikmalaya ini, bisa meningkatkan kualitas keimanan dan kesadaran akan fitrah manusia sebagai umat beradab, termasuk didalamnya meningkatkan kesadaran / sopan santun berlalu lintas. (reporter: yadi yuliadi)

MUNGGAHAN DI DISHUBKOMINFO KOTA TASIKMALAYA

Pada hari Sabtu, tanggal 4 Juni 2016, bertempat di Masjid As-Shirotul Jannah,  keluarga besar Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, mengadakan acara munggahan. Munggahan adalah tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat Priangan (Sunda) di Jawa Barat menjelang bulan Ramadhan. Tradisi ini dilaksanakan dalam bentuk acara makan bersama (botram) dengan keluarga, sanak saudara, tetangga, dan rekan kerja. Adapun bentuk lain munggahan adalah mengunjungi tempat wisata, ziarah ke makam wali / ulama penyebar Islam, makam orang tua, acara resmi keagamaan, dsb. Pada munggahan kali ini diisi dengan acara keagamaan berupa pengajian oleh KH. Aminuddin Bustomi, Pimpinan Pondok Pesantren Sulalatul Huda, Paseh Bojongsari, Kel. Tugujaya, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Sebagai pembuka acara munggahan dilantunkan qiro’ah Al Qur’an oleh salah seorang karyawan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, yaitu Sdr. Ahmad dari UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor, dilanjutkan sambutan oleh Kepala Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, H. Aay Zaini Dahlan. Dalam sambutannya, H. Aay mengajak seluruh karyawan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya agar melaksanakan ibadah sahum di bulan Ramadhan ini. “Saya tidak ingin mendengar ada karyawan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya yang nyemen (makan di siang hari di bulan Ramadhan)” ujar H. Aay.

Selanjutnya KH. Aminuddin Bustomi menyampaikan wejangan keutamaan shaum (puasa). “Bersiaplah melaksanakan shaum karena pahalanya berlipat ganda. Persiapan untuk menyambut bulan shaum adalah ilmu, iman, dan fisik / harta. Shaum dilaksanakan untuk meningkatkan taqwa, karena taqwa kepada Allah akan mendatangkan kebahagiaan, dan maksiat pada Allah akan mendatangkan kesengsaraan.” ujar KH. Aminuddin Bustomi. Acara munggahan ditutup dengan do’a selanjutnya diadakan makan bersama (botram) di Gedung Dishubkominfo Kota Tasikmalaya.