WALIKOTA TASIKMALAYA SIDAK KE DISHUBKOMINFO

Senin, tanggal 11 Juli 2016, adalah hari pertama masuk kerja, pasca cuti bersama Idul Fitri 1437 H. Pagi itu, setelah apel pagi dan halal bilhalal dengan aparatur sipil negara (ASN) bertempat di Balekota, Walikota Tasikmalaya Drs.H.Budi Budiman mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa satuan kerja  perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, termasuk Dishubkominfo. Sidak tersebut dimaksudkan untuk memantau tingkat kedisiplinan ASN yang ditunjukkan dengan tingkat kehadiran dan tingkat pelayanan kepada masyarakat pasca cuti bersama.

Saat sidak di Dishubkominfo, Jl. Ir. H. Juanda No.191 Tasikmalaya, Walikota mengunjungi Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengujian Kendaraan Bermotor (UPTD PKB); didampingi Kepala Badan Kegawaian Daerah (BKD); Kepala Dishubkominfo dan jajarannya, serta unsur Bagian Humas. Pada kesempatan tersebut  Walikota Tasikmalaya melihat alat-alat uji kendaraan bermotor dan melakukan dialog dengan petugas PKB. Walikota dengan serius mendengarkan penjelasan dari petugas PKB.

Mendapat penjelasan demikian dan memperhatikan kondisi PKB, Walikota berpendapat bahwa PKB mempunyai nilai strategis dalam menentukan baik buruknya urusan perhubungan. Berkenaan alat-alat uji kendaraan yang sangat rentan terhadap kerusakan karena tiap hari dipergunakan, Walikota mengapresiasi harapan petugas PKB untuk melakukan revitalisasi alat-alat uji bahkan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pembelian alat-alat uji baru bila anggarannya memungkinkan.

Secara umum, Walikota kelihatan puas atas pelayanan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya karena Walikota menyadari peran ASN Dishubkominfo yang sangat strategis terutama saat menghadapi Idul Fitri / Lebaran. Bukan hanya peran PKB saja tapi juga tuntutan operasional pengawasan lalu lintas dan pengendalian angkutan penumpang dan barang juga memegang peran vital di momen Lebaran ini.

Menanggapi kedatangan sidak Walikota Tasikmalaya beserta jajarannya, H. Aay Zaini Dahlan selaku Kepala Dishubkominfo Kota Tasikmalaya berujar. ”Sebenarnya ASN Dishubkominfo Kota Tasikmalaya tidak berlaku cuti, karena disibukkan dengan pelaksanaan operasi Ramadniya 2016 / pengamanan Idul Fitri 1437 H. dari mulai H-7 s/d H+7, sehingga cuti akan diberikan secara bergilir mulai dari tanggal 18 Juli 2016 mendatang”. (reporter Teni Sri Novianti Rika Silvia).

KESIBUKAN DISHUBKOMINFO HADAPI LEBARAN

Perayaan Idul Fitri atau Lebaran 1437 H. jatuh tanggal 6 dan 7 Juli 2016. Peristiwa tahunan tersebut membuat beberapa instansi pemerintah harus bekerja keras, termasuk didalamnya Dishubkominfo Kota Tasikmalaya. Salah satu yang harus dipersiapkan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya adalah melengkapi fasilitas lalu lintas seperti pemasangan penerangan jalan umum / PJU, traffic light, warning light, pemantauan lalu lintas melalui ATCS, dsb. “Memang setiap Lebaran, saya dan rekan-rekan selalu siaga dalam kegiatan seperti ini” ungkap Cecep salah satu ASN di Dishubkominfo Kota Tasikmalaya.

Selain melengkapi fasilitas lalu lintas, juga dilakukan pengawasan kendaraan angkutan penumpang dan barang. Tujuan pengawasan terhadap kendaraan angkutan penumpang adalah mengetahui laik jalan atau tidaknya kendaraan penumpang; dan menjamin kelancaran lalu lintasnya. Sementara untuk angkutan barang dibuat larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang yang dikeluarkan oleh Kementrian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat. Tujuan larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang adalah menjamin kelancaran lalu lintas kendaraan angkutan penumpang semasa Lebaran.

Upaya lain yang dilakukan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya dalam rangka Lebaran ini adalah melakukan koordinasi dan bekerjasama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota melalui pendirian posko bersama pemantauan Lebaran di terminal dan di beberapa titik – titik strategis lalu lintas kendaraan; termasuk juga meniadakan kegiatan car free day (CFD) pada tanggal 3 dan 10 Juli 2016. CFD akan akan kembali digelar satu minggu pasca lebaran yaitu tanggal 17 Juli 2016.

Kesiapsiagan menghadapi Lebaran ini, direspon oleh Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman dengan melakukan monitoring saat malam Lebaran 1437 H. (malam takbiran) pada lokasi-lokasi tertentu seperti Terminal Type A, Posko / Pos Polisi Rancabango, ATCS Dishubkominfo, Pos Polisi Linggajaya, Pos Polisi Cisumur, RSU dr. Soekardjo, Stasiun Kereta Api dan Tugu Adipura. Dalam acara monitoring tersebut Walikota Tasikmalaya didampingi unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Pembangunan, Kepala Dishubkominfo, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kantor Kesbangpol, Kepala Satpol PP dan Linmas, dll. (reporter Teni Sri Novianti / Rika Silvia)

HADAPI LEBARAN, DISHUBKOMINFO LAKUKAN RAMP CHECK

Tradisi tahunan masyarakat kita adalah pulang kampung menjelang perayaan Idul Fitri yang disebut Mudik Lebaran. Pemerintah sejatinya mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat, terutama menjelang Mudik Lebaran. Keamanan, kenyamanan dan ketentraman menjadi harapan masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Sebagai instansi pemerintah yang mengurus bidang perhubungan (lalu lintas dan angkutan jalan), Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, setiap memasuki musim mudik selalu mengadakan ramp check, tahun 2016 ini dilaksanakan pada tanggal 16 s.d. 24 Juni  di Terminal Indihiang. Ramp check adalah segala bentuk pemeriksaan kelaikan kendaraan pada saat tertentu yang dilakukan secara periodik, biasanya dilakukan setiap 1 bulan sekali dan musim menjelang Lebaran, khusus untuk angkutan umum yang dipakai para pemudik.

Terdapat beberapa rangkaian pemeriksaan dan pengujian seperti sistem rem, sistem kemudi, sistem lampu dan kelengkapan penunjang lainnya. Menurut instruksi Menteri Perhubungan, Ignatius Jonan, objek pemeriksaan kategori berat (dengan sanksi tilang dan tidak diperkenankan operasi) adalah persyaratan administrasi meliputi SIM, STNK, STUK, dan KTP yang habis masa berlaku / tidak ada / tidak sesuai dengan fisik kendaraan; serta persyaratan teknis meliputi ban tidak layak (alur ban kurang dari 1 mm), kaca pecah/retak, rem parkir (hand brake) tidak berfungsi, pengukur kecepatan (speedometer) tidak berfungsi, dan sabuk keselamatan pengemudi (seat belt) tidak berfungsi/tidak ada.

Dengan ramp check diharapkan tingkat kecelakaan yang disebabkan oleh teknis kendaraan bisa berkurang. “Kami bertugas untuk melakukan ramp check agar keselamatan penumpang khususnya di musim lebaran ini menjadi prioritas utama, sebagaimana menurut pilar keselamatan yaitu manajemen keselamatan transportasi, manajemen transportasi jalan, manajemen transportasi kendaraan, pengguna pejalan kaki serta penanganan pra dan pasca kecelakaan” tutur Benben Buntaran selaku Penyidik dan Penyelia UPTD PKB  Dishubkominfo Kota Tasikmalaya.

Selain itu, menurut Benben Buntaran, “ada beberapa faktor penyebab terjadinya kecelakaan mulai dari faktor alam, teknis kendaraan, human error dan kelaikan jalan”. Oleh karena itu, adanya ramp check ini menjadi harapan bagi semua pihak khususnya Pemerintah (Dishubkominfo Kota Tasikmalaya) agar keselamatan para pemudik saat menaiki angkutan umum lebih terjamin dan tidak resah. (reporter yadi yuliadi).

LIVE STREAMING PANTAUAN ATCS DAPAT DIAKSES KEMBALI

Sejak Sabtu, 14 Mei 2016, live streaming kondisi arus lalu lintas Kota Tasikmalaya yang terpantau ATCS yang di-share melalui website http://atcs.tasikmalayakota.go.id/ tidak dapat diakses. Dishubkominfo Kota Tasikmalaya terus berupaya melakukan perbaikan sistem tersebut, akhirnya live streaming kondisi arus lalu lintas Kota Tasikmalaya dapat diakses kembali oleh para pengguna, setelah lebih dari 1 bulan mengalami error. Alhmadulillah, live streaming tersebut dapat diakses kembali mulai hari Jum’at, 17 Juni 2016, pukul 14.30 WIB.

Sebelumnya, para pengunjung website yang hendak melihat live streaming kondisi arus lalu lintas Kota Tasikmalaya kesulitan untuk mengaksesnya; tampilan menunjukan error streaming service. Masyarakat pun mengeluhkan tidak dapatnya akses live streaming kondisi arus lalu lintas melalui website, padahal mereka sangat memerlukan fasilitas ini. Seperti di kutip dari salah satu komentar fanpage ATCS dengan pemilik akun @eraf Jamal : “sudah beberapa hari ini Atcs Kota Tasikmalaya error terus, kenapa ya..padahal sangat diperlukan”. Perlu dimaklumi, berkenaan ATCS Kota Tasikmalaya selain mempunyai website resmi di  http://atcs.tasikmalayakota.go.id; juga memiliki akun facebook yaitu di  https://www.facebook.com/atcskotatasikmalaya.

Semoga fasilitas ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang ingin mengetahui kondisi arus lalu lintas di Kota Tasikmalaya secara langsung / live. (reporter : ulfa azizah).

ALUNAN MUROTTAL MENGHIASI PERSIMPANGAN JALAN DI KOTA TASIKMALAYA

Keindahan suara menjadi daya tarik tersendiri bagi pendengarnya, apalagi alunan merdu bacaan ayat suci Al-Quran. Bila kita mendengarnya dari pengeras suara (speaker) masjid tentu tidak asing; tapi tentu akan tertegun tatkala anda berhenti dipersimpangan jalan menunggu lampu pengatur lalu lintas (traffic light) berubah warna menjadi hijau terdengar sayup-sayup alunan merdu bacaan ayat suci Al-Quran secara murottal (membaca Al-Quran dengan tartil / tenang tanpa tergesa-gesa dengan memperhatikan ilmu tajwid dan makharijul huruf).

Bagi yang pertama kali mendengarnya pasti akan mencari-cari sumber suara tersebut. Usut punya usut ternyata alunan merdu bacaan ayat suci Al-Quran tersebut berasal dari speaker kecil diatas tiang. Speaker kecil itu adalah pelengkap ATCS (Area Traffic Control System) yang berada di bawah kendali Bidang Lalu Lintas Dishubkominfo Kota Tasikmalaya.

Sebagaimana kita maklumi, ATCS terdiri dari beberapa sistem utama yaitu Server / Workstation yang berfungsi sebagai pusat operasional untuk memonitor dan mengontrol kondisi lalu lintas dari seluruh persimpangan dalam satu area; Wall Map yang berfungsi menyediakan informasi status dan kondisi dari Local Controller; Local Controller berfungsi sebagai pengontrol persimpangan; Close Circuit Television / CCTV sebagai sarana pemantau; Vehicle Detector sebagai sarana pendeteksi kendaraan dan speaker untuk memberikan instruksi atau himbauan keselamatan berlalu lintas.

Gagasan pemutaran murottal Al-Quran, berawal dari pelaksanaan MTQ ke-34 tingkat Provinsi Jawa Barat, tanggal 14 April s.d 24 April 2016 di Kota Tasikmalaya. Selama MTQ berlangsung, melalui speaker ATCS diserukan ajakan / kampanye untuk menyukseskan kegiatan MTQ tersebut diselingi murottal Al-Quran yang mengalun terus siang dan malam. Pasca MTQ, sekaligus memperteguh predikat Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri murottal Al-Quran melalui speaker ATCS berlanjut, tiap menjelang waktu sholat fardlu.

Salah satu pengguna jalan memberikan pendapatnya terkait murottal ini. “Sejauh ini ATCS Dishubkominfo Kota Tasikmalaya sudah baik apalagi adanya pemutaran murottal pada ATCS. Namun, barangkali di beberapa titik perlu adanya peningkatan kualitas speaker, karena suara yang dihasilkan terkadang tidak jernih.” ujar Teguh Nurul H. pemuda berumur 21 tahun. Ada pula masyarakat yang belum mengetahui ATCS termasuk adanya pemutaran murottal yang rutin tiap hari menjelang waktu shalat fardlu. “Murottal kayak gimana yaa, saya mah ngak tahu” ungkap Dewi Rahayu pemudi 17 tahun.

Diharapkan dengan adanya alunan indah murottal Al-Quran yang setiap hari menghiasi titik persimpangan jalan di Kota Tasikmalaya ini, bisa meningkatkan kualitas keimanan dan kesadaran akan fitrah manusia sebagai umat beradab, termasuk didalamnya meningkatkan kesadaran / sopan santun berlalu lintas. (reporter: yadi yuliadi)

MUNGGAHAN DI DISHUBKOMINFO KOTA TASIKMALAYA

Pada hari Sabtu, tanggal 4 Juni 2016, bertempat di Masjid As-Shirotul Jannah,  keluarga besar Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, mengadakan acara munggahan. Munggahan adalah tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat Priangan (Sunda) di Jawa Barat menjelang bulan Ramadhan. Tradisi ini dilaksanakan dalam bentuk acara makan bersama (botram) dengan keluarga, sanak saudara, tetangga, dan rekan kerja. Adapun bentuk lain munggahan adalah mengunjungi tempat wisata, ziarah ke makam wali / ulama penyebar Islam, makam orang tua, acara resmi keagamaan, dsb. Pada munggahan kali ini diisi dengan acara keagamaan berupa pengajian oleh KH. Aminuddin Bustomi, Pimpinan Pondok Pesantren Sulalatul Huda, Paseh Bojongsari, Kel. Tugujaya, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya.

Sebagai pembuka acara munggahan dilantunkan qiro’ah Al Qur’an oleh salah seorang karyawan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, yaitu Sdr. Ahmad dari UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor, dilanjutkan sambutan oleh Kepala Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, H. Aay Zaini Dahlan. Dalam sambutannya, H. Aay mengajak seluruh karyawan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya agar melaksanakan ibadah sahum di bulan Ramadhan ini. “Saya tidak ingin mendengar ada karyawan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya yang nyemen (makan di siang hari di bulan Ramadhan)” ujar H. Aay.

Selanjutnya KH. Aminuddin Bustomi menyampaikan wejangan keutamaan shaum (puasa). “Bersiaplah melaksanakan shaum karena pahalanya berlipat ganda. Persiapan untuk menyambut bulan shaum adalah ilmu, iman, dan fisik / harta. Shaum dilaksanakan untuk meningkatkan taqwa, karena taqwa kepada Allah akan mendatangkan kebahagiaan, dan maksiat pada Allah akan mendatangkan kesengsaraan.” ujar KH. Aminuddin Bustomi. Acara munggahan ditutup dengan do’a selanjutnya diadakan makan bersama (botram) di Gedung Dishubkominfo Kota Tasikmalaya.

OPTIMALISASI ANGKUTAN UMUM JALAN MANGIN

Pada hari Jum’at, tanggal 27 Mei 2016, bertempat di Aula Dishubkominfo Kota Tasikmalaya dilaksanakan rapat dengan tema “Optimalisasi Pelayanan Angkutan Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin)”, yang dihadiri sekitar 20 perwakilan pengusaha / awak angkutan dan dinas / instansi terkait, dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, dan berlangsung cukup khidmat.

Kepala Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, H. Aay Zaini Dahlan ATD, MM. dalam acara ini berharap, dengan optimalisasi penggunaan jalan Mangin, rute angkutan lebih luas dan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para supir angkutan. “Saya harap, angkutan bisa lebih memanfaatkan secara optimal rute baru ini” ujar H. Aay.

Sebagai narasumber kedua adalah Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Iwan Cahyadi, yang  menghimbau agar para supir angkutan yang melintasi jalur di sepanjang Kota Tasikmalaya lebih bisa mentaati peraturan yang telah dibuat. “Rute baru akan diuji coba dan secepatnya akan bisa beroperasi, saya harap para supir angkutan lebih mentaati peraturan yang telah dibuat pemerintah, kepentingannya juga untuk publik” jelas Ipda Iwan.

Adapun hasil rapat tersebut, adalah sepakat melaksanakan ujicoba penggunaan Jl. Mangin selama 2 bulan mulai tgl 1 Juni s.d 31 Juli 2016, dengan waktu pelaksanaan mulai pkl 06.00 s.d. 18.00 WIB. Para pihak sepakat untuk menjaga kondusifitas lapangan serta akan menyelesaikan berbagai macam persoalan dengan musyawarah. Sebelum dilakukan ujicoba pihak Dishubkominfo Kota Tasikmalaya; Dinas Bina Marga, Pengairan, Pertambangan dan Energi Kota Tasikmalaya; serta Polres Tasikmalaya Kota akan melakukan sosialisasi. Dengan adanya kesepakatan, diharapkan terciptanya optimalisasi angkutan jalan Mangin yang tertib ketika dilalui oleh angkutan umum maupun angkutan berat. (Reporter : Teni Sri Novianti)

LIVE STREAMING ATCS SEMENTARA TIDAK BISA DIAKSES

Live streaming ATCS (Area Traffic Control System) melalui saluran internet (http://atcs.tasikmalayakota.go.id), sejak tanggal 14 Mei 2016 sementara tidak dapat diakses. Live streaming di website tersebut belum bisa berfungsi sebagaimana mestinya karena adanya beberapa kerusakan bersifat teknis yang berasal dari perangkat web server diantaranya bad sector.

Bad sector sendiri adalah kumpulan data kecil di harddisk yang tidak dapat dibaca. Bad Sector adalah masalah umum yang biasa terjadi di komputer yang normal dan bisa terjadi di komputer manapun. Beberapa penyebab bad sector antara lain melemahnya magnetik dari piringan harddisk dan kesalahan mekanis; adanya guncangan yang menyebabkan head menggesek piringan sehingga menyebabkan goresan pada piringan harddisk; daya listrik yang menurun secara tiba-tiba saat harddisk melakukan proses baca dan tulis, sehingga head akan terhenti dan bekerja mendadak saat daya listrik naik tiba-tiba; akibat susunan file pada harddisk tidak teratur, head tidak teratur dalam membaca urutan file, lama-lama head menggesek piringan harddisk.

Menghadapi persoalan ini, Dishubkominfo Kota Tasikmalaya melakukan tindakan, dengan memperbaiki perangkat web server yang rusak. Perbaikan yang dilakukan tentu memakan waktu namun besar harapan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi fungsi web server pada ATCS dapat segera berfungsi seperti semula dan website dapat diakses kembali. Informasi ini disampaikan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya sebagai bentuk permakluman dan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini (reporter : ulfa azizah)

TRAYEK ANGKUTAN UMUM YANG MELINTASI MANGIN

Untuk mengurangi beban / meningkatkan kinerja ruas jalan AH. Nasution serta menyebarkan pusat-pusat kegiatan masyarakat agar tidak bertumpu di ruas jalan tersebut, maka Pemerintah Kota Tasikmalaya membangun jalan akses Mangkubumi – Indihiang (Mangin), yang diresmikan oleh Walikota Tasikmalaya pada tanggal 27 April 2016, Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatannya maka perlu pelayanan angkutan penumpang umum ke ruas jalan baru tersebut.

Pada hari Selasa, 26 April 2016 Dishubkominfo Kota Tasikmalaya melaksanakan rapat / musyawarah untuk menentukan rute angkutan umum yang akan melintasi jalan Mangin tersebut. Rapat dilaksanakan di Aula Dishubkominfo Tasikmalaya, dipimpin Kepala Dinas Dishubkominfo Kota Tasikmalaya dan dihadiri Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Tasikmalaya Kota (Satlantas Polres Tasikmalaya Kota), jajaran Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Pengurus Kelompok Kerja Angkutan Jurusan Singaparna – Kota Tasikmalaya (Pokja Carry), Pengurus Pokja Angkutan Kota Rute Trayek Terminal Pancasila – Cikadongdong (Kode Trayek 04),  dll.

Rapat penentuan trayek angkutan umum yang melintasi jalan Mangin merupakan yang ke tiga, sebelumnya dilakukan rapat di tempat yang sama pada tanggal 27 Januari dan 16 Februari 2016 yang menghasilkan keputusan trayek Tasik – Singaparna – Tenjowaringin (Mini Bis / ELF / Gelebeg) dengan rute masuk Singaparna – Jl.Jenderal AH. Nasution – Belok Kiri Jl.Mangin – Jl. Lingkar Luar Terminal – Terminal Indihiang, dan rute keluar Terminal Indihiang – Jl. Brigjen Wasita Kusumah – Jl. Letnan Harun – Jl. Ir. H. Djuanda – Jl. KHEZ. Muttaqin – Jl. Residen Ardiwinangun – Terminal Cikurubuk – Jl.Brigjen Sutoko – Bundaran MP KHZ. Mustopa – Jl. Jenderal AH. Nasution – Singaparna.

Sedangkan untuk Trayek Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) diputuskan dengan rute masuk Singaparna – Jl. Jenderal AH. Nasution – Belok Kiri Jl. Mangin – Jl. Lingkar Luar Terminal – Terminal Indihiang, dan rute keluar Terminal Indihiang – Jl. Brigjen Wasita Kusumah – Jl.Lingkar Luar Terminal – Jl.Mangin – Jl.Jenderal AH.Nasution – Singaparna.

Sementara itu dalam rapat yang ketiga ini belum ada keputusan akhir mengenai rute Angkutan Carry dan Angkutan Kota 04 yang akan melintasi jalan Mangin tersebut, karena belum adanya kesepakatan dari pihak Pokja Carry maupun Pokja Angkutan Kota 04, yang mengharapkan rute sesuai dengan yang diinginkan masing-masing pengurus pokja angkutan tersebut. Akhirnya dalam rapat tersebut diusulkan untuk percobaan rute selama tiga bulan dan diharapkan akan ada kesepakatan yang dapat menguntungkan kedua belah pihak. (reporter sopyan ramdan).

OPSIH DI TERMINAL INDIHIANG MENYAMBUT MTQ

Rencananya, Januari 2017, Terminal Indihiang yang termasuk terminal penumpang tipe A akan diambil alih oleh Pemerintah Pusat, c.q. Kementrian Perhubungan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Matriks Pembagian Urusan Pemerintahan Bidang Perhubungan, Sub Urusan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan / LLAJ).

Meskipun nantinya Terminal Indihiang akan dikelola Pemerintah Pusat, namun bagaimanapun lokasinya tetap berada di Kota Tasikmalaya, sehingga menciptakan kawasan terminal yang bersih dan nyaman, tetap merupakan kewajiban kita bersama. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 29 Tahun 2003 tentang Kebersihan, Keindahan dan Kelestarian Lingkungan mengamanatkan bahwa setiap orang atau badan hukum, berkewajiban menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan; termasuk fasilitas umum dan fasilitas sosial. Apalagi menjelang pelaksanaan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Jawa Barat, beredar surat Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Nomor 451/474/Kesra, Tanggal 17 Maret 2016, Perihal Gerakan Kebersihan.

Oleh sebab itu pada hari Selasa tanggal 12 april 2016, aparatur Dishubkominfo Kota Tasikmalaya melaksanakan operasi bersih (opsih) di Terminal Indihiang Tasikmalaya. Kegiatan apel pagi yang biasa di laksanakan di kantor Dishubkominfo Kota Tasikmalaya dialihkan dalam bentuk apel gabungan kegiatan opsih di Terminal Indihiang, yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB sampai selesai. Selain aparatur Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, kegiatan opsih tersebut juga diikuti organisasi massa Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tasikmalaya.

Berbekal alat-alat kebersihan, aparatur Dishubkominfo Kota Tasikmalaya dan GP Ansor Kota Tasikmalaya; menyapu  sampah yang berserakan di lingkungan Terminal Indihiang, membabat rumput dan memotong ranting pohon yang berlebih, kemudian membuang sampah-sampah tersebut menggunakan mobil ke tempatnya. Itulah gerakan opsih Terminal Indihiang kerjasama pemerintah dan organisasi masyarakat, khususnya dalam rangka menyambut MTQ. (reporter: Sopyan Ramdan).