trayek mangin 26 april 16

TRAYEK ANGKUTAN UMUM YANG MELINTASI MANGIN

Untuk mengurangi beban / meningkatkan kinerja ruas jalan AH. Nasution serta menyebarkan pusat-pusat kegiatan masyarakat agar tidak bertumpu di ruas jalan tersebut, maka Pemerintah Kota Tasikmalaya membangun jalan akses Mangkubumi – Indihiang (Mangin), yang diresmikan oleh Walikota Tasikmalaya pada tanggal 27 April 2016, Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatannya maka perlu pelayanan angkutan penumpang umum ke ruas jalan baru tersebut.

Pada hari Selasa, 26 April 2016 Dishubkominfo Kota Tasikmalaya melaksanakan rapat / musyawarah untuk menentukan rute angkutan umum yang akan melintasi jalan Mangin tersebut. Rapat dilaksanakan di Aula Dishubkominfo Tasikmalaya, dipimpin Kepala Dinas Dishubkominfo Kota Tasikmalaya dan dihadiri Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Tasikmalaya Kota (Satlantas Polres Tasikmalaya Kota), jajaran Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Pengurus Kelompok Kerja Angkutan Jurusan Singaparna – Kota Tasikmalaya (Pokja Carry), Pengurus Pokja Angkutan Kota Rute Trayek Terminal Pancasila – Cikadongdong (Kode Trayek 04),  dll.

Rapat penentuan trayek angkutan umum yang melintasi jalan Mangin merupakan yang ke tiga, sebelumnya dilakukan rapat di tempat yang sama pada tanggal 27 Januari dan 16 Februari 2016 yang menghasilkan keputusan trayek Tasik – Singaparna – Tenjowaringin (Mini Bis / ELF / Gelebeg) dengan rute masuk Singaparna – Jl.Jenderal AH. Nasution – Belok Kiri Jl.Mangin – Jl. Lingkar Luar Terminal – Terminal Indihiang, dan rute keluar Terminal Indihiang – Jl. Brigjen Wasita Kusumah – Jl. Letnan Harun – Jl. Ir. H. Djuanda – Jl. KHEZ. Muttaqin – Jl. Residen Ardiwinangun – Terminal Cikurubuk – Jl.Brigjen Sutoko – Bundaran MP KHZ. Mustopa – Jl. Jenderal AH. Nasution – Singaparna.

Sedangkan untuk Trayek Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) diputuskan dengan rute masuk Singaparna – Jl. Jenderal AH. Nasution – Belok Kiri Jl. Mangin – Jl. Lingkar Luar Terminal – Terminal Indihiang, dan rute keluar Terminal Indihiang – Jl. Brigjen Wasita Kusumah – Jl.Lingkar Luar Terminal – Jl.Mangin – Jl.Jenderal AH.Nasution – Singaparna.

Sementara itu dalam rapat yang ketiga ini belum ada keputusan akhir mengenai rute Angkutan Carry dan Angkutan Kota 04 yang akan melintasi jalan Mangin tersebut, karena belum adanya kesepakatan dari pihak Pokja Carry maupun Pokja Angkutan Kota 04, yang mengharapkan rute sesuai dengan yang diinginkan masing-masing pengurus pokja angkutan tersebut. Akhirnya dalam rapat tersebut diusulkan untuk percobaan rute selama tiga bulan dan diharapkan akan ada kesepakatan yang dapat menguntungkan kedua belah pihak. (reporter sopyan ramdan).

Jpeg

OPSIH DI TERMINAL INDIHIANG MENYAMBUT MTQ

Rencananya, Januari 2017, Terminal Indihiang yang termasuk terminal penumpang tipe A akan diambil alih oleh Pemerintah Pusat, c.q. Kementrian Perhubungan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Matriks Pembagian Urusan Pemerintahan Bidang Perhubungan, Sub Urusan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan / LLAJ).

Meskipun nantinya Terminal Indihiang akan dikelola Pemerintah Pusat, namun bagaimanapun lokasinya tetap berada di Kota Tasikmalaya, sehingga menciptakan kawasan terminal yang bersih dan nyaman, tetap merupakan kewajiban kita bersama. Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 29 Tahun 2003 tentang Kebersihan, Keindahan dan Kelestarian Lingkungan mengamanatkan bahwa setiap orang atau badan hukum, berkewajiban menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan; termasuk fasilitas umum dan fasilitas sosial. Apalagi menjelang pelaksanaan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Jawa Barat, beredar surat Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Nomor 451/474/Kesra, Tanggal 17 Maret 2016, Perihal Gerakan Kebersihan.

Oleh sebab itu pada hari Selasa tanggal 12 april 2016, aparatur Dishubkominfo Kota Tasikmalaya melaksanakan operasi bersih (opsih) di Terminal Indihiang Tasikmalaya. Kegiatan apel pagi yang biasa di laksanakan di kantor Dishubkominfo Kota Tasikmalaya dialihkan dalam bentuk apel gabungan kegiatan opsih di Terminal Indihiang, yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB sampai selesai. Selain aparatur Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, kegiatan opsih tersebut juga diikuti organisasi massa Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tasikmalaya.

Berbekal alat-alat kebersihan, aparatur Dishubkominfo Kota Tasikmalaya dan GP Ansor Kota Tasikmalaya; menyapu  sampah yang berserakan di lingkungan Terminal Indihiang, membabat rumput dan memotong ranting pohon yang berlebih, kemudian membuang sampah-sampah tersebut menggunakan mobil ke tempatnya. Itulah gerakan opsih Terminal Indihiang kerjasama pemerintah dan organisasi masyarakat, khususnya dalam rangka menyambut MTQ. (reporter: Sopyan Ramdan).

IMG_5247

FESTIVAL SANTRI GALAU IT

Kamis, tanggal 7 April 2016 dilaksanakan festival / event Santri Galau IT (information technology) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Sulalatul Huda, Paseh Bojongsari, Kel. Tugujaya, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya. Event tersebut bertema “Revolusi Dakwah Melalui TIK”, dihadiri H.Budi Budiman (Walikota Tasikmalaya), Septriana Tangkary (Direktur Pemberdayaan Informatika, Kementrian Kominfo RI), KH. Aminudin Bustomi  (Pimpinan Pondok Pesantren Sulalatul Huda),  Achmad Taufik (Kabid Kominfo, Dishubkominfo Kota Tasikmalaya) dan ratusan santri yang ada di Tasikmalaya.

Event tersebut digagas oleh Relawan TIK (teknologi informasi dan komunikasi) yang bekerja sama dengan Kementrian Kominfo, Bidang Kominfo Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, Komunitas TIK dan Komunitas Santri se-Kota Tasikmalaya; yang digelar untuk meningkatkan penguatan dakwah Islam melalui IT secara positif, bijak dan maksimal, serta menjadikan santri melek IT dan tidak ketinggalan dalam urusan tekhnologi.

Dalam event tersebut ditampilkan kesenian diantaranya musik khas Sunda dan pencak silat yang dilakukan para santri. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh dua orang ustadz Ponpes Sulalatul Huda dilanjutkan pelantikan Relawan TIK, dan pembacaan deklarasi Relawan TIK, yang bertekad membantu masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk kemajuan bangsa; bertekad mengembangkan program informasi, advokasi, edukasi dan komunikasi untuk meningkatkan e-literasi; bertekad bersama pemerintah mewujudkan masyarakat Indonesia Informatif; siap membantu optimalisasi pemanfaatan TIK di daerah; siap berkorban tanpa pamrih memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan TIK.

Selanjutnya penyematan pin kepada Relawan TIK oleh Walikota Tasikmalaya, Direktur Pemberdayaan Informatika Kementrian Kominfo RI, dan Pimpinan Ponpes Sulalatul Huda. Setelah rangkaian pengukuhan Relawan TIK, sambutan Walikota Tasikmalaya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Walikota Tasikmalaya mengatakan festival ini merupakan optimalisasi TIK di Kota Tasikmalaya sebagi SmartCity, dan Relawan TIK diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat melalui program tersebut. Siangnya acara dilanjutkan dengan seminar dan diskusi oleh beberapa narasumber, termasuk salah satunya Direktur Pemberdayaan Informatika Kemkominfo RI. (reporter: Sopyan Ramdan)

CFD_Ilustrasi_Teks

TANGGAL 10, 17 DAN 24 APRIL 2016, CFD DITIADAKAN

Pada tanggal 10, 17 dan 24 April 2016, hari bebas kendaraan bermotor (car free day / CFD) dihentikan sementara (ditiadakan). Alasan penghentian sementara CFD adalah untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Jawa Barat di Kota Tasikmalaya yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 s.d. 23 April 2016. Penghentian sementara CFD tersebut telah dipertimbangkan melalui hasil evaluasi yang dilaksanakan oleh Tim Koordinasi Hari Bebas Kendaraan di Kota Tasikmalaya.

Hasil Rapat Pemantapan Keamanan dan Ketertiban Menjelang MTQ XXXIV tingkat Provinsi Jawa Barat pada hari Selasa Tanggal 15 Maret 2016 menyepakati tentang penghentian sementara penyelenggaraan CFD di Kota Tasikmalaya; selanjutnya dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tasikmalaya No. 551.2 / 2206 / Sekretariat tentang Penghentian Sementara Hari Bebas Kendaraan di Kota Tasikmalaya.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang biasa mengikuti CFD maka harap maklum karena pada tanggal 10, 17 dan 24 April 2016 tidak dapat melakukan aktivitas yang biasa dilakukan saat CFD. Namun demikian, diharapkan masyarakat ikut berpartsisipasi dalam rangka menyukseskan kegiatan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Jawa Barat dengan menjaga ketenangan, ketertiban dan kekhidmatan MTQ tersebut. Mari kita menjadi tuan rumah MTQ yang ramah dan baik, sehingga Kota Tasikmalaya dikenang sebagai kota santri dan masyarakat Kota Tasikmalaya mencerminkan masyarakat madani. Aamiin.

IMG00794-20160315-0931

RAPAT PEMANTAPAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN MENJELANG MTQ

Pada hari Selasa tanggal 15 Maret 2016 Dishubkominfo Kota Tasikmalaya melaksanakan rapat pemantapan keamanan dan ketertiban menjelang MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Jawa Barat. Rapat tersebut di laksanakan di Aula Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, dihadiri Unsur Polres Tasikmalaya Kota, Unsur TNI (Kodim 0612, Brigif 13 Galuh, Danlanud Wiriadinata), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tasikmalaya, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Tasikmalaya dan Bagian Umum Setda Kota Tasikmalaya, .

Rapat tersebut membahas kesiapan petugas pengamanan, penertiban, dan pengaturan lalu lintas untuk kegiatan MTQ yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 April s.d 24 April 2016. Selain itu, dalam rapat tersebut dibahas mengenai penghilangan kegiatan Car Free Day selama 3 (tiga) minggu yaitu pada tanggal 10, 17 dan 24 April 2016 atau sebelum, saat pelaksanaan dan setelah MTQ dilaksanakan.

Alasan penghilangan kegiatan Car Free Day sebelum kegiatan MTQ adalah untuk menetralisir area tersebut dari sampah karena setiap setelah kegiatan Car Free Day selalu menyisakan banyak sampah sedangkan area tersebut akan di pakai untuk kegiatan pawai ta’aruf atau kegiatan MTQ. Kemudian dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai lokasi posko bidang keamanan yang rencananya akan ditempatkan di depan GGM Dadaha, pentingnya para petugas untuk mengetahui lokasi-lokasi kegiatan MTQ supaya dapat memberi petunjuk dan arahan kepada para peserta MTQ.

Selanjutnya untuk memeriahkan MTQ, rencananya akan hadir band Wali, Bimbo dan Kansha, namun kedatangan Band Bimbo masih belum bisa di pastikan dan belum ada konfirmasi dari panitia sedangkan kedatangan Band Wali dan Kansha sudah di pastikan hampir jadi dan akan memeriahkan MTQ. Dengan demikian, perlu persiapan dan pengamanan yang ekstra karena diperkirakan akan banyak masyarakat yang hadir untuk menyaksikan acara MTQ tersebut. (reporter: sopyan)

P1090958

PERSIAPAN DISHUBKOMINFO MENYAMBUT MTQ

Pemerintah Kota Tasikmalaya akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an(MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Jawa Barat. Untuk itu Dishubkominfo Kota Tasikmalaya mengadakan rapat persiapan pelaksanaan MTQ, yang di selenggarakan di Aula Dishubkominfo Kota Tasikmalaya pada Rabu 2 Maret 2016 dan dihadiri unsur Polres Tasikmalaya Kota, Kodim 0612 (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dan organisasi perusaahan angkutan darat (Organda).

Rapat membahas tahapan kegiatan, rekayasa lalu lintas dan jumlah personil / petugas yang di butuhkan untuk penjagaan, pengaturan lalu lintas dan penertiban kegiatan tersebut. Menurut rencana, tahapan kegiatan tersebut yaitu  Pertama, Gladi Kotor berlokasi di Kompleks Dadaha pada 14 April 2016 pukul 09.00 WIB s.d selesai; Kedua, Pelantikan Dewan Hakim berlokasi di Hotel Santika pada tanggal 16 April 2016 pukul 09.00 WIB s.d selesai; Ketiga, Gladi Bersih berlokasi Kompleks Dadaha pada 16 April 2016 pukul 13.00 WIB s.d selesai; Keempat, Pawai Ta’aruf dengan lokasi start di Tugu Adipura s.d Tugu Asmaul Husna pada 17 April 2016 pukul 09.00  WIB s.d selesai.

Selama Pawai Ta’aruf direncanakan akan ada penutupan ruas jalan, antara lain Jalan KHZ. Mustofa (Simpang/Sp LP s.d Sp. Tugu Adipura); Jalan Mesjid Agung (Sp. R Ikik – M. Agung s.d Sp. LP); Jalan DR. Sukarjo (Sp. Dokar Galunggung s.d Sp. LP); Jalan Otto Iskandardinata (Sp. Alun-alun Citapen s.d Sp. LP); Jalan Pemuda (Sp. Jl. Pemuda – Empang s.d Sp. Jl. Pemuda – Ottista); Jalan Mayor Utarya dari arah Sp. Mayor Utarya – Tentara Pelajar; Jalan R. Ikik Wiradikarta dari arah Jl. Galunggung; Jalan Yudanegara (s.d Simpang Seladarma); Jalan Tawangsari dari arah Sp. DR. Soekarjo – Tawangsari; Jalan Sukawarni; Jalan Empang; Jalan Selakaso; Jalan Cihideung Balong dan Jalan Margaluyu.

Kelima, Pembukaan Pameran Pembangunan Keagamaan dan Pasar Rakyat berlokasi di Area Parkir GOR Sukapura  pada 17 April 2016 pukul 13.00 WIB s.d selesai. Keenam, Silaturahmi Bupati/Walikota-Muspida se Provinsi Jabar berlokasi  di Gedung Serbaguna Balekota Tasikmalaya pada 17 April 2016 pukul 17.00 WIB s.d selesai.

Ketujuh, Upacara Pembukaan MTQ berlokasi di Kompleks Dadaha pada 17 April 2016 pukul 19.30 WIB s.d selesai. Kedelapan, Lomba MTQ dengan lokasi tersebar antara Kompleks Dadaha dan Kompleks Mesjid Agung dari tanggal 18 s.d 23 April 2016. Kesembilan, Upacara Penutupan MTQ berlokasi di Kompleks Dadaha pada 23 April 2016 pukul 19.30 WIB s.d selesai.

Sebagai informasi, selama pembukaan dan penutupan MTQ yang berlokasi di Kompleks Dadaha, penutupan jalan akan dilakukan antara lain Jalan Dadaha (Sp. Tentara Pelajar – Dadaha s.d Sp. GGM), Jalan BKR ( Sp. BKR – Dadaha s.d Sp. BKR – Apipah), Jalan Cikalang Tengah (Sp. Cikalang Tengah – Cikalang  Girang s.d Sp. Cikalang Tengah – GGM), Jalan Lingkar Dadaha, dan Jalan Ibu Apipah (SSA dari arah Jl. BKR).

Total petugas yang di persiapkan untuk kegiatan MTQ adalah 1.492 personil yang terdiri dari unsur Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, unsur Polres Tasikmalaya Kota, unsur TNI, unsur Satpol PP dan Kesbangpol.

Saran tindak hasil rapat antara lain koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyamakan persepsi mengenai kegiatan MTQ, mengupayakan sosialisasi melalui media massa lokal seperti surat kabar dan radio untuk memberitahukan rencana pengalihan rute dan kemungkinan prediksi kemacetan, mengupayakan sosialisasi terhadap warga yang berdomisil di sekitar lokasi kegiatan yang terimbas langsung pengalihan rute lalu lintas angkutan, memberikan sosialisasi kepada pengemudi dan pengusaha angkutan umum serta melaksanakan pengawasan dan pengendalian parkir.

Jpeg

Wujudkan Tasik Smart City, Dishubkominfo Siapkan Hotspot Area di 69 Kelurahan

Dalam rangka mewujudkan kota Tasikmalaya sebagai Smart City, Dishubkominfo Kota Tasikmalaya gencar melaksanakan program pengembangan akses informasi untuk masyarakat. Salah satunya adalah melalui pemasangan perangkat internet atau hotspot area di 69 kelurahan yang ada di kota Tasikmalaya.

“Untuk realisasinya, sejauh ini masih dalam tahap pemetaan dan survey lokasi. Jika semua area sudah dianalisis, barulah masuk ke tahap lelang, kemudian tahap pemasangan infrastruktur yang ditargetkan akan dimulai pada bulan April 2016 mendatang.” kata Kepala Bidang Kominfo Dishubkominfo Kota Tasikmalaya, Achmad Taufik. Ia menambahkan bahwa sejauh ini tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan pemasangan hotspot area di 69 Kelurahan. Hanya saja dari sisi anggaran hingga saat ini masih belum turun dari provinsi.

Pemasangan hotspot area di 69 Kelurahan tentu menjadi langkah besar Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk mewujudkan Tasik Smart City. Tak hanya sekedar mengikuti tren semata, realisasi Tasik Smart City juga merupakan instrumen yang tujuan akhirnya adalah menciptakan pelayanan publik terbaik, serta merealisasikan visi Pemerintah Kota Tasikmalaya yakni mewujudkan kemandirian ekonomi yang berdaya saing menuju masyarakat madani. Selain itu, Tasik Smart City juga sejalan dengan UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah diantaranya untuk melakukan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menurut Achmad Taufik, untuk mewujudkan Tasik Smart City hingga saat ini sudah terealisasi sekitar 10%. Meski dari segi persentasi masih belum terbilang tinggi, namun berbicara perihal Smart City memang memerlukan proses yang panjang. Realisasi Tasik Smart City juga membutuhkan kematangan, kesiapan dan sinergi dari pemerintah dan masyarakat.

Diluar program pemasangan hotspot area di 69 Kelurahan Kota Tasikmalaya, Achmad Taufik juga menyampaikan beberapa inovasi program Dishubkominfo lainnya yang tengah dirintis, seperti pembentukan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi atau Relawan TIK, serta upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan eksistensi Kelompok Informasi Masyarakat atau KIM. (salsabila)

Rapat Verifikasi Lanud Wiriadinata

Verifikasi Pemanfaatan Lanud Wiriadinata Menjadi Bandara Umum

Menindaklanjuti permohonan pemanfaatan Pangkalan Udara (Lanud) Wiriadinata menjadi bandara umum atau civil enclave, rapat verifikasi akhirnya diselenggarakan pada Jumat 12 Februari 2016 untuk membahas kesiapan operasionalisasi Lanud Wiriadinata. Rapat yang diselenggarakan di ruang VIP Lanud Wiriadinata ini dihadiri Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) 1 Marsekal Muda (TNI) Yuyu Sutisna, SE, MM, Direktur Bandar Udara Dirjen Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso, Danlanud Wiriadinata Letkol (Pnb) Rony Armanto, Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman, anggota Komisi V DPR RI Hj. Nurhayati, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tasikmalaya H. Aay Zaini Dahlan, dan beberapa instansi terkait.

Pemanfaatan Lanud Wiriadinata menjadi bandara umum selain bermanfaat untuk transportasi udara, juga bisa membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah khususnya perekonomian masyarakat di kota Tasikmalaya. Perlu diketahui, bahwa sebelumnya proses permohonan pemanfaatan Lanud Wiriadinata dari bandara khusus militer menjadi bandara umum memang sempat tersendat karena belum adanya kesiapan dari segi operasional. Usulan permohonan ini bahkan sudah dirintis selama 14 tahun dan akhirnya baru mendapatkan progres yang signifikan dalam beberapa tahun terkahir.

Dari segi infrastruktur kebandaraan, Lanud Wiriadinata dinilai cukup memenuhi persyaratan. Hanya saja realisasi perubahan Lanud Wiriadinata menjadi bandara umum masih belum dapat dilakukan, karena belum adanya izin dari pemerintah pusat. Sejauh ini proses perizinan sudah masuk ke tahap kebandarudaraan yang mengatur hubungan antara satu bandara dengan bandara lainnya. Dengan dilaksanakannya pertemuan pembahasan kesiapan operasional Lanud Wiriadinata ini tentu merupakan pertanda baik dalam mewujudkan pembangunan bandara umum di Kota Tasikmalaya. (salsabila)

 

Jpeg

Peninjauan Lapangan Jalan Baru Mangin

Sehubungan pembangunan jalan baru Mangkubumi-Indihiang (Mangin) sudah rampung, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tasikmalaya melakukan peninjauan lapangan ke lokasi pada Jumat, 12 Februari 2016. Dalam peninjauan lapangan tersebut, Dishubkominfo bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Kota Tasikmalaya (Satlantas) Polres Tasikmalaya Kota, Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan, serta Dinas Bina Marga Kota Tasikmalaya.

Kepala Bidang Angkutan Dishubkominfo Kota Tasikmalaya H. Suharyono mengatakan, peninjauan langsung di lapangan bersama pihak Satlantas, Bina Marga, dan Cipta Karya merupakan bentuk kordinasi untuk meninjau kondisi kesiapan jalan baru Mangin sebelum diresmikan.

“Melalui kordinasi seperti ini, kita bisa saling memberi masukan terkait hal-hal yang belum tertuliskan dalam perencanaan dengan cara meninjau langsung kondisi lapangan.” kata H. Suharyono yang akrab disapa H. Yono.

Dari hasil peninjauan lapangan tersebut, ada beberapa catatan terkait penambahan prasarana dan alat pengatur lalu lintas seperti penambahan rambu lalu lintas, penerangan jalan umum, dan lain-lain. Prasarana ini diharapkan bisa segera ditambahkan agar jalan baru Mangin bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

Sementara itu, untuk peresmian jalan Mangin sendiri rencananya akan dilakukan pada tanggal 18 Februari 2016 mendatang. Namun tanggal tersebut masih belum dapat dipastikan karena menunggu penyesuaian dengan agenda Gubernur Jawa Barat yang dikabarkan akan menghadiri peresmian jalan baru Mangin.

“Meskipun jadwal peresmian Mangin masih belum pasti, tetapi soal kesiapan prasarana jalan tentu tetap harus dilakukan demi kenyamanan berkendara.” tambah H. Yono. (salsabila)

P1090906

Dishubkominfo Kota Tasikmalaya Gelar Musrenbang Sektoral

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tasikmalaya pada Selasa, 2 Februari 2016 mengadakan musyawarah perencanaan pembangunan sektor perhubungan, komunikasi dan informatika (Musrenbang Sektoral) untuk tahun anggaran 2017.Musrenbang sektoral Dishubkominfo dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya,ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, dan sekitar 75 orang perwakilan stakeholder Dishubkominfo Kota Tasikmalaya.

Dalam pembukaannya, H. Aay Zainy, Kepala Dishubkominfo Kota Tasikmalaya memaparkan beberapa capaian program yang sudah dilaksanakan dan rencana pembangunan sektor perhubungan, komunikasi dan informatika, salah satunya terkait pemanfaatan jalan baru Mangin. H. Aay juga menyampaikan bahwa usulan pembangunan kepada pemerintah kota Tasikmalaya kini sudah bisa dilakukan secara online.

“Usulan pembangunan tidak hanya bisa diaspirasikan melalui forum formal seperti Musrenbang, tapi masyarakat secara pribadi juga bisa mengusulkan melalui RKPD online yang sudah bisa digunakan tahun ini.” Kata H. Aay.

Sementara itu Wali Kota Tasikmalaya, H. Budi Budiman berpesan kepada Dishubkominfo Kota Tasikmalaya untuk melakukan peningkatan kualitas infrastruktur perhubungan ,komunikasi dan informatika dalam rangka menyambut MTQ tingkat provinsi di Kota Tasikmalaya, serta pengembangan pelayanan teknologi informasi dan komunikasi untuk mewujudkan Tasik Smart City di tahun 2019.

Setelah resmi dibuka, musrenbang Dishubkominfo dibagi menjadi dua forum yakni sektor perhubungan yang bertempat di Aula Dishubkominfo, dan sektor Kominfo di gedung LPSE Kota Tasikmalaya. Dalam forum musrenbang di sektor perhubungan, beberapa stakeholder seperti dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan perwakilan kecamatan di kota Tasikmalaya, menyampaikan usulan-usulan perencanaan pembangunan yang menekankan pada peningkatan sektor lalu lintas.

Sementara di sektor Kominfo, beberapa stakeholder yakni dari perwakilan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), perwakilan kecamatan, komunitas, dan perwakilan Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) juga menyampaikan beberapa usulan yang secara garis besar menekankan pada peningkatan kualitas pelayanan TIK di Kota Tasikmalaya. (salsabila)